Showing posts with label Indonesian Idol. Show all posts
Showing posts with label Indonesian Idol. Show all posts

Thursday, May 15, 2008

No More Indonesian Idol 5

Indonesian Idol sepertinya sudah tidak perlu lagi untuk ditonton. Setelah mengetahui 12 besar yang masuk ke babak spektakuler, saya jadi merasa tidak yakin kalau jebolan Indonesian Idol musim ke-5 bakalan mampu merebut hati pecinta musik tanah air.

Pertama, dari segi vokal, khususnya kontestan prianya, saya ga melihat ada yang istimewa. Saya tidak menemukan kualitas vokal seperti Mike Idol atau Delon Idol. Entah masih terpendam alias belum dipoles atau memang pas-pasan tapi beruntung karena tidak ada yang lebih baik lagi, saya kurang tahu.

Kedua, saya sudah malas menunggu hasil eliminasi Idol yang terlalu lama. Menunggu orang telat 5 menit saja rasanya ogah, apalagi menunggu hasil orang yang terdepak dari kontes. Ah, sori deh...

Ketiga, jurinya yang mulai kelewatan. Saya mengharapkan juri-juri di Indonesian Idol lebih kepada memberikan opini ketimbang mengajari bagaimana seharusnya bernyanyi dan berpakaian. Ya, juri-jurinya terlalu menggurui ketika memberikan komentar. Berbeda dengan yang dilakukan oleh juri di American Idol.

Terakhir dan yang paling utama, hanya 2 dua kontestan yang enak dilihat alias Televisi Face, Ibeth dan Gisel. Selebihnya, rasanya masih kurang cucok untuk ditampilkan ditelevisi, setebal apapun makeup-nya.

Demikian komentar dari saya tentang Indonesian Idol. Jika tidak ada yang setuju, silahkan tunjuk tangan ^_^v

Friday, April 18, 2008

Indonesian Idol Musim 5 Yang Beda

Sekarang, saya dan Mey lagi doyan nonton Indonesian Idol. Tadi malam Indonesian Idol menampilkan babak eliminasi dan seri Jumat depan sudah masuk babak workshop.

Ada yang beda dari Indonesian Idol kali ini. Pertama, si Jemi(bener ga namanya?) sudah tidak ada lagi. Komentar kami, bagus lah. Karena penilaian dia di Indonesian Idol musim 4 kemarin selalu kurang mutu dibanding 3 juri lainnya. Kedua, munculnya Dewi Sandra sebagai host menemani VJ Daniel. Komentar kami, kok wajahnya ancur yah dibanding kalau dilihat dari koper majalah Cosmopolitan edisi November 2007? Atau emang pada dasarnya si Dewi adalah bule jelek? But it's ok lah... Setidaknya, ada pemusik yang bisa nyemangatin para kontestan karena Dewi sendiri sering berdiri diatas panggung dan ngerti bagaimana rasanya bernyanyi didepan ribuan orang. Artinya, host Indonesian Idol ga hanya memberi semangat/dukungan kosong, seperti yang dilakukan oleh host lainnya yang tidak pernah ngerti bagaimana menyanyi didepan ribuan orang.

Namun sayangnya Indonesian Idol masih menjual air mata. Banyak sekali scene termehe-mehe jahe dari para kontestan yang disorot pihak penyelenggara. Apakah kejadian kemarin-kemarin, dengan menonjolkan sisi kemiskinan atau air mata bakal terulang? Entah lah... Penonton televisi masih didominasi ibu-ibu yang doyan dengan kisah sedih. Jadi, seandainya kejadian Ihsan atau Rini terulang, terserah lah. Toh dunia ga kiamat ini.