Showing posts with label old document. Show all posts
Showing posts with label old document. Show all posts

Thursday, January 25, 2007

The Good Girl

Saturday, August 07, 2004

Bangun pagi, nongkrongin tipi n makan pagi. Buka notebook, nyetel vcd nonton The Good Girls. Yang main Jenifer Aniston.
Film ini bercerita tentang perselingkuhan. Uuu� asik ya. Ceritanya, si Justine (Jenifer Aniston) suka ama cowo satu tempat kerjanya di toko retail. Padahal Justine udah nikah. Tapi suaminya agak2 ndablek. Makanya si Justine nganggap suaminya �babi�. Kalo ngomong ga pake otak. Dirumah, suaminya dan temen suaminya suka ngisep mariyuana. Mungkin karena suka ngisep ini jadi ga ada otaknya. Setelah suka sama suka, akhirnya keasyikan mereka berlanjut ke motel. Suatu ketika, mobil temen suaminya Justine parkir di depan motel. Justine panik. Lalu dia memutuskan untuk berhenti bercinta dengan kekasih gelapnya. Lalu cerita berlanjut sampai akhirnya kekasih gelap Justine merampok toko tempat kerja mereka dan akhirnya dia bunuh diri ketika akan ditangkap oleh polisi.
Setelah nonton ini, jadi berpikir selingkuh itu pasti akan membawa bencana. Yang dirasakan pertama kali adalah enak. Tapi setiap sebab pasti ada akibat. Bencana. Sama kayak kasus Amanda Devina dan Ronald. Ronald bukan pacar Amanda. Dia sudah punya pacar. Tapi karena takut ketahuan oleh pacar betulannya setelah Amanda meminta pertanggungjawaban atas kehamilannya, jadi panik. Seandainya Amanda adalah pacar Ronald, mungkin kasusnya lain, dia tidak sampai tega membunuh Amanda karena cinta sepasang kekasih melebihi segalanya(ciyeah�). Ronald mungkin mau mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Friday, January 12, 2007

Ally Mc Beal


Some morals of Ally Mc Beal stories :
- Persahabatan harus ada batasan.
- Benar, bahwa bekas pacar akan terkenang kembali ketika kita sudah married� (so?)
- Kadang, ketika tidak memiliki peran penting dalam suatu himpunan/komuniti, ingin sekali melakukan tindakan yang menarik perhatian. Tapi jika kita melakukannya dan salah arah, itu akan sangat memalukan.
- Cepatlah untuk memaafkan.
- Bertingkahlah sopan didepan klien/tamu.

Wednesday, January 10, 2007

Ada apa dengan Starbuck


Ada temen yang bilang, salah satu hobi kesukaannya yaitu long chat in starbuck. Dulu, guru CISCO saya di CNAP pernah bilang juga, minum starbuck itu bukan untuk menikmati kopinya, tapi sosialisasinya.
Ada apa dengan starbuck?
Apakah untuk ngobrol panjang lebih enak di starbuck? Ngobrol di warteg juga bisa panjang. Eh, ga juga sih, dulu pernah diusir (secara halus karena ngobrol kelamaan karena emang lagi jam makan, hehehe�).
Sosialisasi? Main bola bareng anak kampung emang ga sosialisasi? Kenapa harus di starbuck..
Salah satu temen sma waktu kelas satu juga pernah bilang, dia suka starbuck karena memang kopinya enak trus starbuck memang bermanfaat buat bisnis. Nah, kalau ini sih memang bisa masuk diakal. Bermanfaat buat bisnis. Malu dong ngasih presentasi di warteg.
Tapi tetep, ga masuk akal aja minum kopi di starbuck ampe 30 ribu hanya untuk segelas kopi. 30 ribu itu bisa buat beli kopi nestcafe sampe 50 sacet, ini orang-orang Jakarta buang duit untuk 2 sacet kopi?! (menurut takaran sih jadi 2 sacet.)

Monday, January 1, 2007

Gedung Bank mandiri (februari, 2005)


Semenjak november 2004 menyetubuhi gedung bank mandiri. Kebetulan lagi ada projek Maksi Enhancement. Aplikasi untuk departemen investment produk.

Berdiri gagah di jalan gatot subroto. Dengan topi hijaunya siap memberi hormat kepada siapa saja yang datang berkunjung. Penuh senyum satpam-satpam kadang angkuh ketika diminta mengisi buku tamu. Namun melunak setelah lama kenal. Kadang suka tidak mengisi buku tamu.

Gedung tinggi, bertingkat 31. kelihatan perkasa walau sebetulnya pengecut. Hanya di telpon oleh orang tak dikenal, katanya ada bom, membuat organ-organnya panik, turun menggunakan tangga darurat. Bahkan dari lantai 31 turun menggunakan tangga. Temen-temen yang berada di lantai 30 pun tidak luput ikutan turun tangga. Untung saya tidak masuk hari kelabu itu, fiuuh�

Gedung mewah dengan gadis-gadis yang cantik-cantik, ibu-ibu yang menggairahkan. Janda-janda yang menawan, jika ada. Beragam wanita, ada yang cantik, tapi merokok. Kurang cantik tapi anggun. Sebenarnya, banyak juga yang biasa aja. Tapi karena populasinya banyak, jadi yang cantik juga jadi banyak. Dibanding dikantor, bapuk-bapuk semua.

MT Haryono � Gatot Subroto (februari, 2005)


Kira-kira diambil di tahun 70-an, bagaimana sepinya pancoran di siang hari. Sekarang, ya ampun, boro-boro sepi, ga ada kata tidak macet di jalan MT Haryono � Gatot Subroto. Polusi adalah hal biasa. Asap adalah hal biasa. Racun adalah hal biasa.

Wajar jika tingkat kematian semakin cepat bagi orang-orang Jakarta. Tiap hari diracuni oleh asap polusi mobil dan motor.

Kalimalang (februari, 2005)

Dulu, waktu masih smp, kalau mau main basket di klub scorpio, jln otista, daerah cipinang, naik sepeda adalah hal biasa. Menempuh duren sawit � otista, masih enak. Motor belum banyak. Mobil juga. Waktu sma, kalau macet paling ga nyampe 100 meter dari gudang seng.

Sekarang�

Amit-amit. Dari AKPINDO sudah macet!!!

Motor udah banyak, kebut sana kebut sini. Seperti ga ada rem saja. Oh jalan kalimalang, kenapa nasibmu makin malang saja. Dulu, saat baru tinggal di rumah ini, sekitar tahun 1982, kamu masih jalan tanah. Orang-orang masih segan membuat rumah di duren sawit. Sekarang, di kavling agraria udah tinggal secuil tanah yang masih kosong, sisanya dibangun rumah. Betapa cepat pertumbuhan kalimalang.

Macet adalah sarapan pagiku. Bengong adalah kegiatan favoritku. Malu membaca buku di dalam mikrolet adalah sifat terkini. Main-main dengan hp tertahan oleh sifat paranoid.

Semakin hari, semakin banyak penunggang jalan kalimalang. Tidak ada kata sepi, biarpun hari sabtu ataupun minggu. Jalur hijau hanya omong kosong. Sudah disediakan tapi belum juga dilaksanakan pelebaran jalan. Hoi pemda!!! Tolong dong �

Kami butuh jalan kalimalang yang lebih lebar lagi�

Kami menunggu�