Friday, May 16, 2008

Wadah Suporter Lokal, Ide Baik Atau Buruk?

Apa jadinya kalau blogger sepakbola diminta supaya blognya menjadi wadah kerukunan suporter klub bola lokal?

Bingung? Tersanjung?

Kalau saya sih, rahang saya jadi melebar alias tercengang. Ha? Kok bisa ada yang berharap seperti itu?

Si pengirim pesan/komentar itu bilang, "Saya sebagai penggila bola terutama sepakbola, sangat respek sekali terhadap adanya BN ini. Dengan adanya BN ini kami harapkan para suporter sepakbola di Indonesia bisa mendapatkan ikatan emosional dari sini di BN. Dan dengan keinginan saya tadi mengenai adanya ikatan emosional para suporter sepakbola di Indonesia semoga BN mau menanggapinya."

Lanjut pesan itu, "Di karenakan kekerasan yang ada pada suporter itu karena tidak adanya tali persaudaraan antar suporter. Semoga BN mau menjembatani para suporter dengan memanggil pimpinan suporter untuk berembug bareng membuat suatu komunitas suporter perkorlap masing-masing suporter dan ada pimpinan pusat (induk) suporter yang membawahi korlap masing-masing suporter yang pimpinannya induk bisa dibawahi oleh BN sendiri (karena BN dianggap bisa independent). Dan pembuatan komunitas tadi harus di BN, supaya mudah dalam mengontrol komunitas para suporter tadi. Demikian komentar dan ide dari kami."

Alhasil, 2 hari saya bingung harus gimana. Akhirnya, saya coba bertanya kepada Bung Hedi yang kapasitasnya sebagai blogger sepakbola tidak perlu diragukan. Dan Bung Hedi bilang, "Tanggung jawab kita terhadap komunitas sepakbola adalah memberi pencerahan lewat berita yang berimbang, tidak memihak dan bertanggung jawab. Kita belum punya rencana atau visi untuk terlibat dalam kegiatan praktis acara suporter."

Lebih lanjut, "Soal kerukunan suporter seperti yang diharapkan ke Bolanova, kok rasanya suporter itu berlebihan. Kalau mau rukun, ya dari kesadaran masing-masing, dong. Kenapa harus melibatkan orang-orang media."

Begitulah kira-kira jawaban dari Bung Hedi. Hati saya jadi sedikit tenang baca jawaban bung Hedi. Tapi tetap saja, permintaan pembaca Bolanova itu sangat bagus sekali. Sebuah tantangan. Tapi tantangannya sangatlah besar. Mengingat klub sepakbola lokal adalah mewakili daerah. Dan perkara kedaerahan masih sulit untuk dibikin rukun. Ada sedikit singgungan, otomatis berlanjut caci maki. Hi sereem...

Tapi sudahlah. Yang cuma bisa saya jawab hanyalah, "Terima kasih atas masukannya. Mungkin untuk saat ini kami tampung dulu."

Thursday, May 15, 2008

No More Indonesian Idol 5

Indonesian Idol sepertinya sudah tidak perlu lagi untuk ditonton. Setelah mengetahui 12 besar yang masuk ke babak spektakuler, saya jadi merasa tidak yakin kalau jebolan Indonesian Idol musim ke-5 bakalan mampu merebut hati pecinta musik tanah air.

Pertama, dari segi vokal, khususnya kontestan prianya, saya ga melihat ada yang istimewa. Saya tidak menemukan kualitas vokal seperti Mike Idol atau Delon Idol. Entah masih terpendam alias belum dipoles atau memang pas-pasan tapi beruntung karena tidak ada yang lebih baik lagi, saya kurang tahu.

Kedua, saya sudah malas menunggu hasil eliminasi Idol yang terlalu lama. Menunggu orang telat 5 menit saja rasanya ogah, apalagi menunggu hasil orang yang terdepak dari kontes. Ah, sori deh...

Ketiga, jurinya yang mulai kelewatan. Saya mengharapkan juri-juri di Indonesian Idol lebih kepada memberikan opini ketimbang mengajari bagaimana seharusnya bernyanyi dan berpakaian. Ya, juri-jurinya terlalu menggurui ketika memberikan komentar. Berbeda dengan yang dilakukan oleh juri di American Idol.

Terakhir dan yang paling utama, hanya 2 dua kontestan yang enak dilihat alias Televisi Face, Ibeth dan Gisel. Selebihnya, rasanya masih kurang cucok untuk ditampilkan ditelevisi, setebal apapun makeup-nya.

Demikian komentar dari saya tentang Indonesian Idol. Jika tidak ada yang setuju, silahkan tunjuk tangan ^_^v

Wednesday, May 14, 2008

Laskar Pelangi, "Superb"

Pramoedya A. Toer pernah membuat komentar terhadap buku karangan Ayu Utami yaitu Saman dengan hanya membaca 2 halaman pertama. Setelah itu, dia ogah meneruskan membacanya. Tapi komentarnya langsung dianggap sebuah komentar yang bagus dan dipajang di halaman pujian buku Saman.

Saya coba mengikutinya. Hanya membaca 20 halaman Laskar Pelangi saja, kemudian memberi komentar. Alhasil, komentar saya diserang oleh sebagian pembaca blog ini, hehehe...

Anyway, tadi malam saya sudah menyelesaikan novel Laskar Pelangi. Dan saya takjub dengan novel tersebut. "Superb" lah kalau orang jawa bilang.

LP memiliki kelebihan dalam membuat metafora. Metafora-metafora yang ditonjolkan sangatlah ilmiah alias saintifik. Lebih hebatnya lagi, metaforanya itu tidak menerangkan, tapi lebih menceritakan. Jadinya lebih enak dibaca. Tidak terkesan menggurui.

Dari bukan cerpenis atau novelis yang tidak pernah terdengar, tiba-tiba muncul seorang Andrea Hirata membuat geger sastra Indonesia. Salut deh kalo gitu. Semoga fenomena Andrea Hirata bisa diikuti oleh orang-orang biasa lainnya dikala novel-novel di toko buku kebanyakan novel pop yang gitu-gitu saja.

Akhir kata, saya tidak akan melanjutkan review Laskar Pelangi secara sudah banyak yang bikin. Silakan yang penasaran dengan Laskar Pelangi untuk mengunjungi blog-blog dibawah ini:
Laskar Pelangi
Laskar Pelangi : Out Of Blue
Laskar Pelangi: Indonesia�s Most Powerful Book
Laskar Pelangi by Rasyid
Tentang Tetralogi Laskar Pelangi

Kontes Komentar dari British Council

Ini kali pertama saya menemukan kontes memberi komentar dari Indonesia. kalau sebelumnya blog analisis web, ReadWriteWeb sering memberikan hadiah buat pemberi komentar terbaik, dan beberapa blog luar lainnya yang saya lupa namanya, kali ini giliran situs asal Indonesia yang memberikan hadiah. Hadiahnya keren pula, dan muahal = USB flash modem!

- - - - - -

Ada sebuah hadiah menarik berupa USB flash modem untuk satu pemberi komentar terbaik tiap periodenya; dan �kontes komentar� ini kami buka sejak 14 hingga 23 Mei 2008.

- - - - - -

Ya, British Council dalam rangka kompetisi blog periode pertama (30 April 2008) mencoba membujuk orang-orang untuk aware terhadap peserta kompetisi blognya. British Council berharap dengan membuat kontes ngomentar, mendorong orang untuk baca-baca yang rasanya memang tidak ada yang peduli. Terbukti, tulisan saya yang diikutsertakan dalam kontes, hanya sedikit yang memberi komentar (emang pada dasarnya blog ini ga ngetop juga sih, hahaha...)

Anyway, berdasarkan pernyataan ini:

- - - - - -

Melalui informasi ini, kami medorong semua rekan untuk memberi komentar yang membangun terhadap postingan atau blog-blog di atas, kemudian kirimkan komentar tersebut ke email kami bcnow60@britishcouncil.or.id disertai link ke blog yang bersangkutan.

- - - - - -

...sepertinya kontes ini terbuka untuk umum.

So, buruan deh kasih komen ke sini ^_^

Monday, May 12, 2008

Kenapa Musuh Jagoan Kepalanya Botak?



Ya, setelah nonton Iron Man, saya jadi kepikiran, kenapa musuh-musuh jagoan komik kepalanya botak? Obadiah Stane, musuh si Tony Stark alias Iron Man, kepalanya botak. Selain Iron Man, ada juga di film Dare Devil, si Bullseye, yang dimainkan Colin Farrell kepalanya botak. Dan yang paling melegenda adalah Lex Luthor, musuhnya Clark Kent alias Superman.

Penjahat berkepala botak tidak hanya dimiliki musuh superhero dari buku komik, tapi juga milik novel pop terkenal -> Harry Potter. Kalau sudah nonton film Harry Potter terakhir, si 'You Know Who' kepalanya juga botak. Kenapa yah?

Ahhh... Saya tahu. Iblis digambarkan/dilukiskan umumnya dengan kepala botak. Jadinya musuh-musuh superhero sedikit disandingkan dengan gambaran iblis. Tapi, apakah bener kalau iblis itu kepalanya botak?

GGS -> Gampang Gampang Susah

Ternyata, kejadian dibawah ini benar-benar terjadi(lagi) pada saya saat meeting pagi tadi. Hehehe...




Repot memang. Kalau diam saja, nanti dibilang ga ngasih kontribusi apa-apa buat kantor. Kalau banyak ngomong malah kena tunjuk seperti strip komik diatas. Seandainya ada tugas dan saya bilang bersedia untuk mengerjakannya, nanti dianggap pegawai yang terlalu ambisius.

Duh, kehidupan kantor memang gampang-gampang-susah.

Selamat Berbahagia (Bagi Fans MU)




Cuma mau ngucapin selamat untuk para fans MU, tim kesayangan anda juara.
Dan tidak lupa buat para fans Chelsea, jangan berkecil hati, masih ada satu harapan lagi, piala Champions.

***

Sumber foto: DetikSport.com