Showing posts with label wisata. Show all posts
Showing posts with label wisata. Show all posts

Sunday, April 21, 2013

Martabak Air Mancur, Bogor, yang...

Terkenalnya martabak air mancur di kota Bogor membuat pembeli martabaknya harus menunggu lama.

Menghabiskan akhir pekan, saya sekeluarga makan malam di martabak air mancur, jl Sudirman, Bogor. Tujuannya hanya kepingin tahu, kenapa orang2 pada rela antri.

Sambil menunggu, saya pesan makan malam, karena ada resto juga. Pesan kwitau ayam, pempek, duh... standar. Setelah selesai makan, berharap martabak pesanan selesai, tapi, sudah 1 jam martabak manis tidak kunjung selesai.

Kesimpulan: kapok!

Sunday, November 25, 2012

Malam di Pekanbaru Riau

6 - 8 November kemarin adalah jalan-jalan pertama saya ke Pekanbaru, Riau. Sebetulnya bukan jalan-jalan sih, tapi dinas kantor, hehehe...

Sambil dinas, saya menyempatkan foto-foto di kota Pekanbaru. Dan foto-fotonya tidak bisa jauh-jauh, seputar hotel saja. Berikut hasil jepretan saya.


Hotel tempat saya menginap, hotel Aston Pekanbaru.


Lobi hotel Aston. Tadinya mau foto pegawai wanitanya. Cantik-cantik. Tapi mereka tidak mau.


Mal Pekanbaru yang dekat dengan hotel. Sedikit saya beri efek supaya terlihat HDR, hehehe.


Jalan didepan hotel. Coba-coba ambil foto light trail. Tapi gagal.


Foto Mesjid An-Nur yang diambil dari kamar hotel. Sayangnya tidak bawa tripod jadi tidak tajam.

--

Jika tertarik dengan foto-foto disini, silahkan email saya. Alamat email ada di pojok kanan atas.

Saturday, February 25, 2012

[TRAVEL]Roti Ganda

Jika berkunjung ke suatu tempat, biasanya kita akan mencari toko oleh-oleh alias toko yang khas kota tersebut. Di Siantar ada toko kue yang menjadi trademark kota Siantar. Namanya toko roti Ganda.

Pada saat saya kesana, suasana toko roti tersebut sangat ramai. Bahkan sampai napas pun sulit.


Rasa roti Ganda sebetulnya biasa saja. tapi kenapa bisa menjadi trademark kota Siantar dan laku, istri saya yang asli orang Siantar saja juga tidak tahu.

Saturday, February 18, 2012

[TRAVEL]Pasar Ikan di Siantar

Ketika ke Siantar, saya menyempatkan berjalan-jalan ke pasar. Di pasar, tepatnya disektor ikan, sangat ramai pengunjung.


Hal ini tidak heran kenapa orang Batak itu sangat menggemari ikan karena masakan ikan biasanya bagian dari acara adat. Ditambah lagi, menjelang tahun baru atau liburan sekolah sehingga banyak yang pulang kampung dan merindukan masakan khas Batak yang banyak menu ikan.

Saturday, February 11, 2012

[TRAVEL]Bakmi Pasar Parluasan di Siantar

Jalan-jalan ke Siantar tidak lengkap kalau tidak mencicipi jajanan pasar. Di Siantar, tepatnya di pasar Parluasan, ada bakmi yang lumayan enak. Selain bakmi, disitu juga dijual es kolak dingin. Saya sudah mencicipi satu tempat yang telah menjadi langganan istri saya sejak kecil. Kata si pedagang bakmi, mereka sudah jualan disitu selama 30 tahun.



***

Saturday, February 4, 2012

[TRAVEL] Bank BRI

Selama perjalanan dari Medan ke Siantar, bank yang sering saya lihat adalah Bank BRI. Hampir ditiap kota selama perjalan dari Medan � Siantar bahkan dari Siantar � Parapat - Tarutung, bank yang sering terlihat adalah bank BRI.

Dulu ketika hendak mencari kerja, cita-cita saya adalah bekerja di Bank. Dan melihat bank BRI yang memiliki cabang banyak seperti ini, membuat saya kagum dan tertarik untuk bekerja di bank BRI karena tertantang untuk memaintenance ribuan cabang hingga kepelosok-pelosok.

Saturday, January 28, 2012

[TRAVEL] Gereja di Siantar

Kota Siantar memiliki penduduk yang mayoritas Kristen. Jadi, Gereja di Siantar itu seperti toko Alfamart di Jakarta, tidak sampai 1 kilometer, ada Gereja. 

Tapi yang jadi masalah, penduduk di Siantar tidak terlalu banyak usia produktifnya karena banyak yang merantau. Jadi gereja-gereja disana banyak teriisi oleh anak-anak dan orang tua saja.

Saturday, January 21, 2012

[TRAVEL] Bakmi Awai di Siantar

Jalan-jalan ke Siantar, Sumatra Utara, wajib mampir ke daerah kotanya dan makan bakmi. Nah, di daerah kota tepatnya didekat toko Roti Ganda, ada tempat makan bakmi yang bernama Awai. Tempat makan ini terletak di jalan Surabaya. Bakmi Awai ini cukup ramai bahkan ada pelanggan yang datang, tapi karena terlalu lama dilayani, akhirnya pergi lagi.

Tapi harap hati-hati. Bakmi ini ada daging babinya. Seandainya tidak mau pakai daging babi, kuahnya mengandung babi.

Foto: Vanessa sedang makan bakmi Awai

Saturday, January 14, 2012

[TRAVEL] Nomor Unik SD di Siantar

Yang menarik dari kota Siantar salah satunya adalah nomor sekolah SD-nya angka besar semua. Contoh seperti gambar dibawah ini:

Nomornya bisa 122 ribuan. Karena saya terbiasa nomor kecil-kecil untuk di Jakarta, melihat nomor SD bisa diatas seratus ribu, jadi terasa lucu.

Untuk penyebutan nomor SD, biasanya diambil 3 angka dibelakang. Jadi, untuk sekolah yang ada digambar, disebutnya SD 353.

Saturday, January 7, 2012

[TRAVEL]Perayaan Natal di Siantar

Perayaan Natal di Siantar cukup unik. Bukan cara perayaannya, tapi siapa yang merayakannya. Di Siantar, hampir di setiap gang merayakan Natal. Berbeda dengan Jakarta, jangankan gang, kadang komplek perumahan saja banyak yang tidak merayakan Natal. Seperti digambar ini, gang yang biasa di sebut lorong, Lorong III Jalan Rela Kiri Siantar akan merayakan Natal.

Ketika saya menelusuri jalan-jalan di Siantar, banyak spanduk yang sama seperti digambar.

Friday, January 6, 2012

[TRAVEL] Pematang Siantar


Tanggal 27 desember 2011 sampai dengan 1 januari kemarin, saya dan keluarga pergi ke Pematang Siantar, Sumatera Utara untuk natalan disana.

Sebagai bagian dari blog per day, maka setiap hari minggu, saya akan membuat postingan tentang travelling saya ke Siantar. Silahkan dinikmati.

[TRAVEL]Nama Toko di Siantar

Salah satu yang unik dari Siantar dan kota-kota lainnya di daerah Sumatera Utara adalah penamaan toko. Saya sering melihat nama toko menggunakan nama marga.


Dan kalau kita berbicara dengan orang di Siantar, misalkan kita bertanya mau beli sesuatu, kita akan diberi tahu, �beli saja di toko Simanjuntak� atau �Boru Manurung�.

Monday, December 29, 2008

Laskar C#: Berpetualang ke kalimantan Barat

Dalam rangka menutupi lobang-lobang error pada aplikasi Sales and Inventory Management System yang dikembangkan oleh kantor saya menggunakan C# + ASP.NET untuk PT. Erna Djuliawati, saya ditunjuk pergi ke Pontianak + Sanggau. Tiba di Pontianak, saya mampir sebentar ke kantor cabang PT. Erna Djuliawati dan melihat-lihat tempat dimana Tongkang atau nampan pengangkut container berisi kayu lapis transit dari pabrik yang berada di Sanggau ke Pontianak, lalu ke pelabuhan Muara Jungkat. Selama ini, saya membuat program input data transit tongkang, tidak pernah tahu seperti apa tongkang itu, ternyata: besar sekali cuy!




Kebetulan, saat itu Pontianak sedang dilanda banjir air pasang. Akibatnya dermaga transit dipinggir sungai Kapuas sedikit terendam. Setelah lihat-lihat untuk pertama kalinya, saya pergi lagi untuk makan pagi. Dan entah dibawa kemana atas musyawarah tim SIMS, kami meluncur ketempat sarapan ditengah kota Pontianak. Dan kami, khusus yang non Muslim, memesan bakmi kepiting yang� mmmm� muantap reek�



Sebetulnya, Bakmi kepiting yang saya makan ini, rasanya biasa saja. Tapi menjadi spesial karena makannya harus menempuh ratusan kilo dari Jakarta. So pasti rasanya jadi jadi jadi nikmat sekali.

Setelah makan bakmi kepiting, dimulailah perjalanan yang cukup melelahkan karena untuk ke kota Sanggau kita harus menempuh waktu perjalananan selama 6-8 jam. Sanggau adalah kota dimana pabrik kayu lapis milik PT Erna berada. Tapi sebelum itu, saat berangkat dari bakmi kepiting dan hendak keluar dari kota Pontianak, saya melalui tugu titik nol khatulistiwa. Walau tidak berhenti, karena memang bukan jalan-jalan, saya berhasil mengambil satu foto tugu ini.



Selama perjalanan, khususnya ketika memasuki pedalaman kalimantan, saya memperhatikan cukup banyak gereja-gereja yang berdiri dipinggir jalan. Begitupun kuburan-kuburan yang tampak oleh saya, banyak nisannya terbuat dari kayu dan berbentuk salib. Ini artinya, misionaris telah berhasil masuk kepedalaman Kalimantan dan mengajarkan orang-orang asli kalimantan untuk mengenal Tuhan.




Tiba dikota Sanggau, saya tidak langsung tiba di pabriknya, tapi harus menempuh perjalanan dengan speed boat selama setengah jam. Ketika speed boat jalan, saya jadi teringat waktu di Danau Toba. Untuk menempuh pulau Samosir, saya harus naik speed boat dan bayar 250 ribu. Sedangkan kali ini, gratis� sepanjang perjalanan menyusuri sungai Kapuas, saya melihat rumah-rumah warga pedalamanan yang berupa rumah panggung. Menurut ibu saya, kenapa rumah warga pedalaman kalimantan harus rumah panggung, karena 1) kalau sungainya meluap, tidak langsung kebanjiran. 2) Sungai kapuas banyak buaya. Bayangkan jika sedang tertidur lelap tiba-tiba seekor buaya masuk kekamar dan langsung melalap. Apa kata dunia? Halah...




Andy, rekan seperjalanan saya menunjukkan wilayah yang berasap adalah pabrik kayu lapis milik PT. Erna Djuliawati. Tiba di darmaga PT. Erna, saya disambut oleh pegawai EDP PT. Erna, Yorith. Ketika menjejakkan kaki untuk pertama kali di Plymill, saya berasa seperti tiba di Jurassic Park. Tempat terasing tapi bernuansa cottage: modern dan elegan. Saya menuntun tas ransel saya menuju kamar yang sudah ditentukan dan perasaan terpesona masih menghinggap di dada, bahkan sampai detik ini.

3 hari saya lalui di Plymill. Senin ketemu kamis, Kamis pagi saya beres-beres dan langsung meluncur ke Pontianak karena jadwal meeting akan diadakan lagi dari kamis siang, lalu Jumat seharian dan sabtu hanya pagi.

Selama di pontianak 3 hari ini, satu hal saja yang memberikan kesan bagi saya adalah makan nasi Akwang. Wuih� babi panggangnya� mantaaappp!!! Karena ketagihan, saya makan hingga dua piring! (Wow� doyan apa laper?)

Tidak banyak yang spesial dari kota Pontianak dibanding ibukota lainnya. Bahkan dibanding Bandar Lampung, ibukota yang kelasnya masih dibawah Medan, masih kalah megahnya. Tapi yang spesial dibanding Bandar Lampung adalah warga Pontianaknya sendiri. Di Pontianak, pengendara motor adalah dewa. Kita tidak tahu kearah mana mereka akan berbelok. Makanya pengendara motor di Pontianak disebut dewa karena hanya dia dan Tuhan yang tahu kapan akan berbelok.

Begitulah sedikit cerita jalan-jalan, ups.. maaf, business trip saya ke Kalimantan Barat. Puas rasanya bisa menjejakan kaki di pulau Kalimantan. Dan saya berharap, suatu hari nanti, saya dikirim lagi ke pulau sulawesi, pulau Irian, kepulauan Maluku supaya lengkap petualangan saya menjejaki pulau-pulau besar di Indonesia dengan� Ehm, gratis. Tanpa ongkos sendiri. Alias dibayarin kantor :-)

Thursday, October 23, 2008

Keindahan Eropa

Biasanya, kalau lagi senggang dikantor, atau mengawali hari, saya buka Detik.com untuk mencari berita terbaru dan kompas.com untuk menikmati tulisan hangat dari Citizen Journalism: Siapa Saja, Menulis Apa Saja.

Pagi ini, saya mendapati sebuah tulisan yang cukup meneduhkan karena foto-fotonya yang indah sekali. Judulnya My Forest Fairy Tales, ditulis oleh Santiara dari Z�rich.

Ada kalimat menarik yang dikatakan Santiara:
Karena hubungan baik saya dengan hutan, saya bisa mengerti dunia pikiran (the world of mind) JK Rowling, penulis Harry Potter, lebih baik dari seorang teman yang beberapa bulan lalu saya temui.

Langsung saya teringat oleh sebuah novel, karya anak bangsa dan filmnya lagi ngetop disini: Edensor. Dinovel Edensor, diceritakan kisah perjalanan Ikal keliling Eropa. Setelah melihat tulisan dan foto-foto Santiara, otomatis saya langsung membayangkan isi novel Edensor yang menurut saya bisa menggambarkan keindahan Eropa.

Thursday, September 25, 2008

Hotel Mercure Ancol: Pilihan Berlibur di Libur Lebaran

Bagi anda yang tidak berlebaran, salah satu pilihan terbaik untuk menikmati liburan besok adalah menginap di hotel berbintang (selain membeli dvd bajakan dan nonton dirumah sampai keblenger). Pilihan hotel berbintang yang bisa saya sarankan untuk berlibur, terutama di Jakarta adalah hotel Mercure Ancol. Kenapa? Karena benefitnya lebih banyak dibanding menginap dihotel berbintang tapi jauh dari tempat hiburan. Bukan bermaksud mempromosikan Mercure Ancol Hotel, tapi nyatanya memang tempat ini pilihan yang bagus karena dekat dengan DUFAN, Gelanggang Renang Ancol, SeaWorld dan yang pasti: dekat dengan pantai. Kalau bosan dikamar, anda bisa jalan-jalan dipantai Ancol yang walau kotor tapi tetap enak dinikmati karena sudah terkelola dengan baik.

Jika anda berminat ke Mercurre Ancol untuk dijadikan tempat berliburan anda saat libur Lebaran nanti, ada tips yang bisa saya berikan.
1. dalam memilih kamar, pastikan menghadap ke laut. Jangan memilih kamar yang menghadap ke lapangan Golf Ancol. Percuma. Karena salah satu keunikan hotel ini khususnya diantara hotel yang lain di Jakarta adalah terletak dipinggir pantainya. Berbeda dengan putri duyung Cottege, walaupun menghadap kepantai juga, tapi kita tidak bisa memandang secara luas karena tidak bisa melihat dari tempat yang cukup tinggi.

2. bawalah sepatu olahraga. Untuk menikmati gym Mercurre Hotel, kita wajib membawa sepatu sendiri. Gym Mercurre Hotel tidak meminjamkan sepatu buat dipakai didalam gym. Gym mercurre cukup lengkap perangkatnya jika kita lihat dari luar. Bagus-bagus alatnya. Jadi tidak akan menyesal jika kita memanfaatkannya semaksimal mungkin.


3. bawalah baju renang. Kolam renang Mercurre Hotel sudah bagus sekali karena ada perosotan yang tinggi, jadi kalau tidak ada uang untuk ke Gelanggang Renang Ancol, kita bisa memanfaatkan semaksimal mungkin kolam renang di Mercurre Hotel ini.


4. makan sea food. Untuk makan makanan hasil laut, ada dua pilihan, jika anda punya kantong tebal, anda bisa menikmati Bandar Jakarta yang tidak terlalu jauh dari hotel. Dengan berjalan kaki pun, anda bisa mampir ke Bandar Jakarta dan menikmati hasil laut yang enak-enak. Tapi kalau berkantong pas-pasan, anda bisa menikmati makanan hasil laut yang tidak kalah enak di Pademangan, tepatnya di kali mati. Untuk mencapai kesini, mudah sekali, jika anda membawa kendaraan sendiri, pertama, anda wajib meminta tiket masuk kawasan Ancol, supaya ketika kembali anda tidak bayar lagi, kedua, anda tinggal meluncurkan kendaraan anda ke arah WTC Mangga Dua dan lokasi tempat makan ini ada didekat gedung Maspion. Anda bisa memilih tempat makan sea food yang paling ramai, karena faktor kualitas sebuah tempat makan adalah tingkat keramaian, kalau sebuah tenda makan penuh dengan pengunjung, pastilah enak masakannya. Di Pademangan ini, dengan uang 70 ribu rupiah, anda sudah bisa menikmati berbagai masakan laut yang mengenyangkan dan enak. Bahkan dengan uang segitu, sudah bisa membuat perut kenyang untuk dua orang!
5. makan pagi. Untuk makan pagi, berhubung yang menginap pastilah banyak, maka anda wajib bangun pagi-pagi dan langsung meluncur ke restoran Mercurre hotel. Kalau telat, bangunnya terlalu siang, maka anda tidak bisa menikmati makanan yang enak-enak karena sudah dihabiskan oleh pelanggan Mercurre yang lain. Jadi, bangun lah lebih pagi, kosongkan muatan perut dengan ke toilet sebentar, lalu langsung serbu restoran Mercure.

Ok, selamat berlibur.

Monday, May 21, 2007

Taman Bunga Nusantara

Bosan piknik ke pantai? TMII? Dufan? Mau piknik bareng keluarga sambil olahraga yang menyenangkan? Datanglah ke Taman Bunga Nusantara di Cipanas. Loh? Kenapa kita bisa berolahraga di Taman Bunga? Yup, karena di Taman Bunga Nusantara ini ada sebuah labirin besar dimana untuk mencapai titik tengahnya, kita harus berjalan menyusuri lorong-lorong yang sulit sekali dikalahkan. Untuk mencapai point yang dituju , kita bisa berjalan dengan memakan waktu hingga setengah atau satu jam lebih! Wow, olahraga yang cukup melelahkan bukan?

Ini Saya lampirkan foto-foto saat di Taman Bunga Nusantara dan foto labirin yang dimaksud. Silahkan anda print lalu gunakan spidol untuk mendapatkan jalur ketitik tengah supaya punya contekan jika putus asa.



Pengunjung yang baru datang


Pintu utama


Taman gaya perancis


Taman imajinasi (Dufan-nya Taman Bunga Nusantara)


Labirin

Wednesday, May 16, 2007

Kota Bunga @ Cipanas

Tadinya saya pikir Kota Bunga di Cipanas, Cianjur, hanyalah komplek villa biasa yang cuma menawarkan bentuk-bentuk rumah unik, lucu dan menarik. Namun, setelah masuk kedalamnya, perkiraan saya salah. Selain villa-villanya lucu dan enak dilihat, di Kota Bunga juga terdapat 2 tempat wisata dimana anda sekeluarga bisa menikmatinya dan bersenang-senang didalamnya. 2 tempat wisata yang saya maksud itu adalah Arena Fantasi dan kota air atau disebut Little Venice.




Arena fantasi




Little venice



Selain kedua tempat wisata ini, kita juga bisa menikmati danau yang lokasinya disebelah Little Venice. Di pinggir danau ini kita bisa duduk-duduk dibawah pohon rindang sambil melihat rumah bermodel Amerika dan air terjun buatan.


Danau



Khusus bagi anda yang belum berkeluarga atau yang sudah berkeluarga dan berminat untuk membangun rumah, mungkin dengan mengunjungi Kota Bunga ini, anda akan mendapatkan inspirasi arsitektur dan disain unik untuk membangun rumah impian anda nantinya.


Friday, March 2, 2007

Jalan-jalan ke Bandung (Part 3)

Kalau mau ke Tangkuban Parahu secara bag packer, ada satu tips saat kamu akan naik mobil omprengan dari Lembang ke Puncak Gunung Tangkuban Parahunya. Tanya dan Tawar!
Jangan naik angkot kuning. Karena nih mobil ga sampai puncak. Sebaiknya naik yang omprengan. Tapi kalau bisa, cari yang agak penuh, supaya bisa langsung jalan. Kalau emang lagi sial, ya terpaksa, keluarkan novel/komik/majalah selama menunggu. Dan ingat selalu, sebelum menjejakan pantat di jok mobil, T-a-w-a-r.
Jangan bilang dari saya yah, 15 ribu per orang dah bisa meluncur.



Ini foto rasanya paling keren dari 120 foto yang saya ambil selama jalan-jalan ke Bandung.

Monday, February 26, 2007

Jalan-jalan ke Bandung (Part 2)


Jl Lengkong Besar No. 97
Print time : 10/2/2007
Guest Check
Tenderloin Stk Loc
1x 36.000
Sirloin steak local
1x 38.000
Nuansa romantis with candle light + Makan gelap-gelapan. (motong jadi susah bo�)
1x 0,-
Alunan live music yang indah (sampe sekarang masih kebayang lagu Leaving on the jet plane )
1x 0,-
Nonton siaran bola dilayar lebar (ga nyambung sama momen mau valentine, harusnya siarin film romance)
1x 0,-
Meja outdoor + Angin malam nan dingin. (untung ga ujan)
1x 0,-
Ditambah pajak dan service carge, Total : 83.435,- plus masuk angin.
Ga rugi lah.
I�ll be back someday.

Jalan-jalan ke Bandung (Part 1)

Beberapa pekan lalu, jalan-jalan ke Bandung, ada 2 foto yang saya ambil dan melihatnya membuat saya tersenyum simpul.
Pertama, ketika di hotel, baru pertama kali saya liat stiker peringatan di toilet seperti ini :


Kedua, waktu jalan-jalan ke Tangkuban Parahu, nama saya terpampang di gerobak bakso :



^_^