Friday, September 12, 2008

Sibuk Ah...

Sumpah, seminggu lebih ini saya sibuk banget. Sibuk projek dikantor, sibuk juga projek diluar kantor (ups... ). Ditambah lagi email-email pemesanan software klinik yang sekedar nanya tapi tiap hari hampir ada, duh, ribet. Pokoknya hectic banget deh didalam dan diluar kantor, sampai-sampai ga bisa ngeblog buat blog sontoloyo ini dan blog bolanova.com.

Asli, sekarang, mau ngetik lagi, otak dah ga seger, pundak rasanya diteken besi 1 ton, mata berkunang-kunang, susah deh pokoknya. Biasanya, kalau cari pelega, saya turun ke lobby, lihat cewe-cewe berseliweran di lobby wisma 46 yang selalu berdandan seperti ke pesta, dan saat itu juga hati jadi tenang, pikiran segar, mata juga makin fresh. Tapi sekarang, karena beban kerjaan yang terlalu banyak, lihat perempuan seperti tadi tidak berefek apa-apa.


salah satu sudut lobby wisma 46, diambil menggunakan sony ericsson k800

Bicara tentang perempuan yang mengenakan pakaian mewah kekantor, saya cuma heran aja, apa mereka tidak risih, berdandan yang ribet-ribet, padahal seharian didepan komputer. Kecuali, memang kerjanya selalu menghadapi klien atau nasabah. Tapi kalau beneran cuma didepan komputer (doang), lalu pakai pakaian yang "wah", apa ga buang-buang waktu buat dandan? *halah... ga penting banget, hehehe...*

Ok, sekian curhat ga penting ini, saya mau pulang ke rumah, dan mengerjakan apa yang musti dikerjaan... (side job maksudnya, hihihi...)

***
Ditulis dari komputer kantor karena memang tidak pasang internet dirumah

Tuesday, September 9, 2008

Membuat Limited Access Per Group di Axapta 4.0

Sebetulnya, saya tidak tertarik untuk menulis yang berbau teknikal. Apalagi kerjaan. Tapi, berhubung kerjaan saya kali ini sedikit merangsang alias menantang, ada sedikit unsur-unsur nge-hack Axapta, maka hasil dari kerjaan ini kepingin saya share ke umum melalui blog ini.

Saya ditugaskan untuk memberi batasan bagi user yang masuk ke axapta per group. Misal, kalau group sales, punya jumlah user = 10, tapi ingin dibatesin yang boleh login cuma 5, jadi kalau orang ke 6 login untuk group tersebut, langsung di tendang oleh Axapta. nah, pembatasan seperti ini, di aplikasi Standar axapta tidak ada. Wajib membuat modifikasinya.

Pertama, rancang dulu table untuk menampung group yang dikhususkan bagi modifikasi limited user per group ini. Contohnya bisa dilihat di table sysUserGroupList dan SysUserGroupInfo.

Table: ABCUserGroupList
userid - string
ABCgroupid - string

Table: ABCUserGroupInfo
id - string
name - string
total - int (maximum user login)

Kedua, Buat form untuk user interface table ABCUserGroupInfo. Contohnya:



Buat form untuk user interface table ABCUserGroupList. Untuk membuat form ini, bisa mencontek dari Form tutorial_ListPanel. Hasilnya:



Selanjutnya, mulai buat code di class SysStartupCmd untuk proses menjalankan perintah kala startup Axapta.

case 'limitABCuser':
sysStartupCmd = new SysStartupCmdLimitABCUser(s,parm);
break;



Buat class baru SysStartupCmdLimitABCUser :

class SysStartupCmdLimitABCUser extends SysStartupCmd

{
}


void applInit()
{
Args args;
FormRun formRun;

SysClientSessions _SysClientSessions;
ABCUserGroupList _ABCUserGroupList;
ABCUserGroupList _ABCUserGroupList2;
ABCUserGroupInfo _ABCUserGroupInfo;
xSession session;
int x, y;
int maxSession ;
;


session = new xSession();
x = 0;
y = 0;
while select * from _ABCUserGroupList
where _ABCUserGroupList.userid == session.userId()
{
x++;
}

if ( x > 0 )
{
select ABCgroupid from _ABCUserGroupList
where _ABCUserGroupList.userid == session.userId() ;

select total from _ABCUserGroupInfo
where _ABCUserGroupInfo.id == _ABCUserGroupList.ABCgroupid;

maxSession = _ABCUserGroupInfo.total;

// cek di syssession

while select * from _SysClientSessions
join _ABCUserGroupList2
where _SysClientSessions.userId == _ABCUserGroupList2.userid
&& _SysClientSessions.Status == 1
&& _ABCUserGroupList2.ABCgroupid == _ABCUserGroupList.ABCgroupid
{
y++;
}

if ( y > maxSession )
{
this.shutdown();
}
}
}


---
Jika sudah menambahkan code diatas, sekarang masuk ke Axapta configuration utility, lalu tambahkan perintah "limitABCuser" di Command to run at application startup.

Setelah itu, tinggal ditutup Axapta clientnya lalu dibuka kembali untuk melihat hasilnya.

***

Note: Kode ABC adalah kode untuk kode projek anda. Bisa diganti sesuai kode projek.

Monday, September 8, 2008

Menang Undian Toyota Avanza dari Rinso (Tapi Bo'ong)

Awalnya saya seneng banget bisa menang undian berhadiah mobil Avanza dari Rinso. Saat kakak saya memperlihatkan surat pemberitahuan pemenang dari PT Unilever Indonesia Tbk yang berbentuk kupon, sangat tampak asli seperti kupon undian yang lain. Apalagi kupon tersebut penuh dengan tempelan-tempelan serbuk Rinso. Ya, kakak saya mendapatkannya dari dalam bungkus Rinso ketika sedang mencuci baju.

Eh, ternyata, setelah dicek, dipelototin lebih lama, kok ada yang aneh. Aneh karena nomor yang musti dihubungi adalah nomor pribadi yaitu 085283804111, bukan nomor hotline PT Unilever yang semestinya: Tel. (021) 526-2112, Fax. (021) 526-2044. Careline Centre (Suara Konsumen).





Dengan menyesal, saya urung bersenang-senang akan memiliki mobil baru karena kupon yang didapat adalah kupon undian palsu.

Sekarang, yang jadi pertanyaan saya, kok bisa-bisanya didalam kemasan Rinso terselip kupon undian palsu?
1: Apakah karyawan pabrik Rinso ada yang berbuat nakal?
2: Atau kemasan Rinsonya dibeli dari pasar oleh oknum tidak bertanggung jawab, dibuka, disisipi kupon undian palsu, lalu disebar kepasar lagi?

Sunday, September 7, 2008

Interview Bola Online dengan Tukang Ketik (Oleh Tukang Ketik)

Di Bolanova.com, blog bola yang ngaku-ngaku ngetop tapi ga laku, saya sering banget bikin tulisan wawancara online. contohnya bisa dilihat dibeberapa link ini:
Tujuannya, tidak lain tidak bukan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan bola para pembaca bolanova ataupun anggota aktif di milis-milis bola. Ternyata, setelah dilakukan wawancara, memang pengetahuan tentang bolanya cukup tinggi. Jadi wajar kalau ada yang bilang, orang Indonesia cuma jago jadi komentator doang, ga jago dilapangan. Karena memang pinter-pinter kalau ngomongin bola.

Lalu, bagaimana dengan saya sendiri? Apakah saya pinter juga soal bola? Karena itu, untuk mengetahui seberapa dangkal pengetahuan saya tentang bola, berikut interview bola dari saya dan oleh saya sendiri:

Siapa 3 pemain bola paling favorit?

Roberto Carlos. Berhubung saya seorang kidal, maka pemain yang satu ini selalu saya perhatikan gerak-geriknya yang nantinya akan saya peragakan dilapangan bola.

Zinadine Zidane. Tidak ada yang bisa meragukan kehebatan pemain yang satu ini. Dia sangat hebat ketika mengatur serangan. Kontrol bola yang sempurna, pantaslah Perancis mencapai final piala dunia hingga 2 kali.

Steve MacManaman. Permainannya sungguh enak dilihat. Cepat. Driblingnya sempurna. Dan yang pasti, tidak arogan.

Siapa pemain bola paling dibenci tapi dikagumi?

Cristiano Ronaldo. Dia bermain sungguh luar biasa. Tapi, sikapnya yang arogan bikin eneg melihatnya.

Klub bola paling disukai?

Real Madrid. Saya menyukai Real karena saya suka pada Steve MacManaman. Kemudian, masuknya Zidane menambah kecintaan saya pada Real. Real bermain bagus ketika ada Zidane. Tapi sial, kedatangan Bechkam langsung menenggelamkan Madrid kejurang tanpa gelar. Dan ketika Zidane keluar, barulah Real meraih gelar, gelar terakhir yang juga diberikan Beckham pada Real.

Bagaimana dengan Ronaldo?

Ronaldo adalah pemain yang brilian, tapi sayangnya, dia sudah tidak memiliki haus akan gelar. Yang ada dihatinya hanyalah uang.

Kalau negara, siapa yang difavoritkan?

Untuk negara, saya selalu memfavoritkan Indonesia. Tapi berhubung Indonesia sering kalah diajang internasional, jadi saya tidak bisa terus-terusan memfavoritkan Indonesia. Jadi, untuk negara yang sering difavoritkan ketika pertandingan Internasional, jawabannya hanya satu: Italia.


***
Ya, itulah hasil wawancara oleh saya dan dijawab oleh saya juga. Semoga tulisan ini tidak bermanfaat bagi anda.

Friday, September 5, 2008

Novel Blakanis Oleh Arswendo Atmowiloto

Sebelumnya, saya sudah menyinggung sedikit tentang buku Blakanis karangan Arswendo Atmowiloto ditulisan Jujur. Jika anda sudah membelinya, jangan berharap anda akan menemukan ketegangan-ketegangan seperti dinovel-novel pop pada umumnya. Blakanis tidak memberi kita hiburan. Novel ini berupaya untuk membuat kita merenung, apakah selama ini kita sudah jujur. Kalau belum, ya, dimulai dari sekarang. Kalau tidak, kembali ke anda lagi. Apa motivasi hidup anda.

Diawal, buku ini sangat enak dibaca. Penuturannya seperti seorang sastrawan sedeng yang meracau tidak karuan tapi terarah. Penggunaan tata bahasanya yang seenaknya, menjadikan buku ini bukan buku yang pantas untuk ditelaah secara ilmiah oleh peneliti sastra karena tidak ada nilai lebih. Tapi secara kandungan, buku ini sangat penuh dengan ajaran tentang (lagi-lagi) kejujuran. Mungkin Arswendo ingin mengetuk para pemimpin negara ini untuk hidup blaka alias terbuka dan jujur, sehingga kedamaian dibumi bisa tercipta dan terjaga hingga akhir hayat.

Buku ini juga mengajarkan kepada kita untuk mampu bersabar terhadap yang namanya rangsangan. Sedikit disinggung kisah Sangkuriang, seorang ibu muda yang didekati brondong, dan hampir saja mereka menyatu dalam kenikmatan. Tapi oleh sang pengarang, dibuat tidak terjadi apa-apa walaupun penuturannya sangat diharapkan oleh pembaca untuk terjadi satu menyatu dari balik pintu.

Penuturan yang diambil oleh Arswendo terhadap sang tokoh utama, Ki Blaka, seperti penuturan Yesus Kristus di Injil. Terbagi-bagi kedalam beberapa bagian, dan masing-masing bagian menceritakan awal dari dimulainya Blaka hingga akhir dari kehidupan Blaka yang meledak diatas helicopter. Dan pada bagian 2/3 terakhir, dikisahkan penuturan-penuturan pendek beberapa pengikut Ki Blaka yang kalau dipikir-pikir, juga mirip dengan beberapa kitab diakhir perjanjian baru yang pendek-pendek, tapi juga menceritakan kisah Yesus Kristus sendiri.

***

Buat yang ingin tahu lebih banyak tentang Desa Blakan, silahkan baca resensi dibawah ini:

Thursday, September 4, 2008

Damai Di Blog, Damai Di Hati

Tujuan agama adalah untuk mencari kedamaian. Mendapatkan kedamaian. Menciptakan kedamaian. Jikalau kedamaian itu dilecehkan, dihancurkan, dirusak, yang pasti, kita akan merasa tidak nyaman, geuleuh, tidak tentram dan tidak tidak lainnya.

Membaca blog ini: mantanmuslim.blogspot.com , membuat saya jadi merasa geuleuh, merasa tidak nyaman. Sejarah bukan digunakan untuk memutarbalikan kedamaian. Jikalau memang benar, itu terserah yang mempersepsikannya. Tapi harapan kita, sebagai umat manusia, janganlah yang jelek-jelek, yang melecehkan, yang bisa merusak kedaimaian itu disebarkan buat publik. Simpan saja didalam hati karena kedamaian yang sudah berjalan, jangan dirusak lagi, ga enak rasanya.

***

Update: Blog yang tertera diatas, sudah dipenggal alias diblock oleh Blogspot per 10 september.

Wednesday, September 3, 2008

Google Chrome

Google Chrome datang dan membuat heboh seluruh blogger. Blogosphere hampir dipenuhi dengan tulisan tentang Google Chrome.

Heran? Kalau saya sih ga heran. Memang sudah kerjaannya pegawai google untuk menciptakan aplikasi-aplikasi aneh nan unggul karena pet projectnya itu( 20% jatah kerja karyawan google untuk bikin projek sendiri yang kalau bagus, manajemen Google setuju, lalu diluncurkan ke publik).

Tapi yang bikin saya heran adalah yang satu ini:


Bisa-bisanya ada orang IT lokal begitu antusias dengan browser besutan Google ini sampai dibikin komunitasnya segala. Peluncurannya berbarengan pulak dengan peluncuran Google Chrome. Padahal belum tentu browser ini sukses menggeser Firefox dan Internet Explorer.